• Hari ini: April 04, 2025

PELAKU SABDA, PELAKSANA KEHENDAK ALLAH, YESUS JADIKAN DIA SEBAGAI SAUDARA-NYA

04 April, 2025
19

PELAKU SABDA, PELAKSANA KEHENDAK ALLAH, YESUS JADIKAN DIA SEBAGAI SAUDARA-NYA

(Pesta Santo Thomas Aquinas, Imam dan Pujangga Gereja)

RP. Frans Funan, SVD


"Barang siapa melakukan kehendak Allah,  dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku." (Mrk 3:35).

Hukum Taurat yang menjadi pedoman utama iman orang Yahudi tidak menjamin seseorang menjadi selamat.  Taurat itu bukan pokok keselamatan hanya bayangan akan keselamatan yang akan datang. Dengan demikian konsekuensinya jelas bahwa Taurat tidak bisa menyucikan, menguduskan apalagi menyempurnakan.

Target bayangan keselamatan dalam Taurat ialah tindakan kurban persembahan penghapusan dosa, pelaku dan penerima mesti persembahkan lagi diri sendiri untuk silih dosa-dosa itu, dan dilakukan sekurang-kurangnya setiap tahun. Apa yang Allah kehendaki ialah kurban bakaran dan kurban penghapus dosa Allah tidak berkenan menerimanya.

Yesus dalam konsep Paulus  kepada Allah ialah: "Lihatlah, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allahku, sebagaimana tertulis dalam gulungan Kitab tentang Aku." (Ibr 10:7). Kitab Mazmur telah lama menggaungkan kehendak kudus Allah untuk menyelamatkan umat manusia melalui Putra Tunggal-Nya Yesus Kristus. Pemazmur pun berkidung: "Ya Tuhan, kini aku datang untuk melakukan kehendak-Mu. Keadilan-Mu tidak kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan dan keselamatan-Mu kubicarakan, kasih dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan tapi kuwartakan kepada jemaat yang besar." (Mzm 40:10.11).

Yesus datang dan tinggal di dunia ini untuk melaksanakan kehendak Allah Bapa-Nya. Sebagai anak-anak Allah dan pengikut setia Yesus, kita pun turut Dia, melakukan kekehendak Allah supaya kita menjadi bagian dari keluarga Allah, dan Yesus sebut kita sebagai saudara-Nya, entah laki-laki atau perempuan atau sebagai seorang ibu. Dengan demikian Yesus menyempurnakan keselamatan kita dengan mengorbankan Tubuh Kudus-Nya untuk penebusan dan penghapusan dosa-dosa kita. Tindakan pengudusan, penyucian dan penebusan ini pada hakikatnya terlaksana karena kehendak Allah. Putra Allah penuhi kehendak Allah karena kasih-Nya yang begitu besar bagi kita.

Santo Thomas Aquinas cemerlang karena cintanya akan kekudusan dan ketekunannya dalam ilmu ketuhanan. Ia seorang pendoa ulung. Semua kecerdasan yang dimilikinya ini berkat doanya, refleksi dan permenungan yang mendalam tentang Allah dalam Kitab Suci. Ia menjadi saudara Yesus karena setia menjadi pelaku kehendak Allah dan pelaksana Sabda Tuhan yang unggul.

Mari kita berkompetisi dalam usaha yang sungguh menjadi saudaranya Yesus dalam misi dan tugas perutusan yang kita emban dalam pelbagai bidang karya di tengah tata dunia ini. Tuhan selalu menolong siapa pun yang tekun dalam mewujudnyatakan Sabda dan kehendak Allah dalam hidupnya. Banyak kecemerlangan spiritual yang Tuhan berikan sebagai berkat dan kasih agung-Nya bagi kita.

Tuhan berkatimu semua. (Kotaraja, Selasa / III/C, 280125).

Tag