Monday, 02 November 2026 kolkita79@gmail.com
TERKINI
BULAN ROSARIO BERAKHIR, SEMANGAT DOA TERUS HIDUP

BULAN ROSARIO BERAKHIR, SEMANGAT DOA TERUS HIDUP

KOLKITA-SUARAN, Puluhan umat dari empat lingkungan dan satu basis di Stasi Bunda Hati Kudus Suaran mengikuti Ibadat Sabda Penutupan Bulan Rosario di gereja setempat, Sabtu (31/10/2026), pukul 18.00 WITA. Kegiatan ini menutup rangkaian doa Rosario dari rumah ke rumah sepanjang Oktober sekaligus memperkuat kehidupan iman dan persaudaraan umat.

    Ibadat dipimpin Agustinus Tarano Sasi, mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Santo Petrus Keuskupan Atambua yang sedang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Stasi Bunda Hati Kudus Suaran dan SMP Negeri 6 Sambaliung.

    Dalam renungannya, Agustinus mengajak umat menjadikan Rosario sebagai bagian dari kehidupan doa keluarga bukan sekadar kegiatan selama Oktober. Ia juga membagikan pengalaman mendampingi umat melalui doa bersama, katekese, dan perjumpaan pastoral selama masa praktiknya.

    Ketua Stasi Bunda Hati Kudus Suaran, Fabianus Jehadut menegaskan bahwa penutupan Bulan Rosario merupakan kesempatan memperbarui komitmen iman dan persaudaraan.

    Ia mengapresiasi keterlibatan mahasiswa praktikan dalam berbagai kegiatan stasi serta berharap pengalaman tersebut memperkuat semangat pelayanan mereka.

    Sementara itu, Ketua Liturgi, Yosef Jenaru mengingatkan umat agar meneladani kesetiaan, kerendahan hati dan ketaatan Bunda Maria dalam kehidupan sehari-hari.

    Tokoh umat Maria Natia Kartini turut mengungkapkan bahwa doa Rosario bergilir dari rumah ke rumah telah mempererat hubungan antarumat. Ia berharap kebiasaan tersebut terus dipelihara dalam keluarga maupun lingkungan.

    Melalui perayaan ini umat Stasi Bunda Hati Kudus Suaran menegaskan bahwa berakhirnya Bulan Rosario bukan berarti berakhirnya kehidupan doa, melainkan menjadi dorongan untuk terus menghidupi iman, persaudaraan, dan pelayanan dalam keseharian. (ATAS)