KOLKITA-SEMARANG, Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Santo Petrus
Keuskupan Atambua, Nusa Tenggara Timur, melaksanakan benchmarking
Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan di STPKat Santo Fransiskus Asisi
Semarang, Jawa Tengah, pada 23–24 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian
dari persiapan penyelenggaraan PPG setelah STP Santo Petrus memperoleh izin
pembukaan Program Studi PPG Dalam Jabatan dan Prajabatan.
Rombongan dipimpin Ketua STP Santo Petrus,
Philipus Benitius Metom, S.Ag., M.Hum., bersama Wakil Ketua II sekaligus Ketua
Program Studi PPG, Dr. Wilibrordus Cornelis Usboko, S.Fil., M.Pd., serta dua
tenaga kependidikan, Videl Remus Kono, S.Pd., M.Ak., dan Skolatika Wae Salu.
Kunjungan tersebut didampingi Budi Nugroho
dari Subdirektorat Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat
Katolik Kementerian Agama RI.
Rombongan diterima Ketua STPKat Santo
Fransiskus Asisi Semarang, Dr. Irene Hartutik, M.Pd., bersama Wakil Ketua II,
Dr. Fransiana Andarwati, M.Pd., serta jajaran pengelola PPG.
Dalam kegiatan tersebut, kedua lembaga
membahas berbagai aspek teknis penyelenggaraan PPG, mulai dari pendaftaran dan
pelaporan peserta, proses pembelajaran, Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG),
penetapan kelulusan, hingga pengelolaan keuangan.
STP Santo Petrus juga mempelajari praktik
baik dan strategi penyelesaian kendala penyelenggaraan PPG dari STPKat Santo
Fransiskus Asisi Semarang, yang Program Studi PPG Dalam Jabatannya telah
memperoleh akreditasi Baik Sekali.
Hasil benchmarking tersebut akan
menjadi bahan pengembangan tata kelola PPG di STP Santo Petrus, dengan
pelaksanaan program dipersiapkan setelah penetapan kuota peserta oleh
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik.
Selain pertukaran pengalaman, kedua
perguruan tinggi juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam bidang Tri
Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengembangan Program Studi Pendidikan
Keagamaan Katolik dan Pendidikan Profesi Guru.
Kerja sama ini membuka peluang kolaborasi dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan mutu kelembagaan.
Melalui kegiatan tersebut, STP St. Petrus Keuskupan Atambua memperkuat langkah persiapan PPG secara profesional dan akuntabel sekaligus memperluas jejaring kerja sama untuk mendukung peningkatan kualitas guru Pendidikan Agama Katolik di Indonesia. (VR)