MEMBACA
Lukas 12:54–59
Satu kata penting dalam Injil hari ini ialah membaca. Yesus menegur orang banyak yang pandai membaca tanda-tanda alam tetapi gagal membaca tanda-tanda zaman. Mereka tahu kapan hujan turun dan panas datang tetapi tidak mengenali saat Allah hadir dan memanggil mereka untuk berubah.
Di sinilah letak persoalannya yakni mata mereka tajam melihat langit tetapi hati mereka tumpul menangkap kehendak Tuhan.
Bukankah kita sering demikian? Kita rajin membaca buku tetapi malas membaca diri. Kita cepat membaca kesalahan orang lain tetapi lambat membaca dan menyadari kekurangan sendiri. Kita pandai membaca peluang tetapi sering mengabaikan kesempatan untuk berdamai.
Yesus mengajak kita menilai apa yang benar dan menyelesaikan perselisihan sebelum terlambat. Sebab iman bukan sekadar mengetahui tanda melainkan berani menanggapinya dengan tindakan.
Orang cerdas mampu membaca apa yang sedang terjadi, tetapi orang bijaksana mampu memahami apa yang harus diperbaiki.
Maka jangan hanya membaca dunia untuk menambah pengetahuan. Bacalah kehidupan untuk menumbuhkan kebijaksanaan. Sebab mata yang terdidik mampu membaca ribuan kata tetapi hati yang terbuka mampu menangkap satu teguran Tuhan yang mengubah seluruh kehidupan.