Wednesday, 21 October 2026 kolkita79@gmail.com
TERKINI

Pencarian Berita

89 hasil untuk "perjalanan"

Menampilkan 89 hasil untuk "perjalanan"

Halaman 3 dari 8
KETIKA PEREMPUAN MENYALAKAN HARAPAN GEREJA: Membaca Hasil SAGKI 2025 dari Ruang Kuliah Sekolah Tinggi Pastoral Santo Petrus Keuskupan Atambua

Dari Ruang Kuliah dan Asrama, Harapan Itu MenyalaPagi di kampus Sekolah Tinggi Pastoral Santo Petr...

BUKU HARIAN DAN SPIRAL PEMAHAMAN DIRI

    Menulis buku harian kerap dipahami sebagai aktivitas pribadi yang sederhana,...

MENDOAKAN ARWAH: TEOLOGI HARAPAN ATONI PAH METO

Fafinesu, Timor. Matahari menanjak perlahan di balik Gunung Fafinesu, menebar cahaya menyengat...

MARIA, BIFE AMASAT PAH METO: WAJAH CANTIK ALLAH DI TANAH YANG KERING

 Di tanah Timor yang kering, berbatu, dan penuh cerita, tanah tempat suku Atoni Pah Meto bera...

KE DALAM TANGANMU, KUSERAHKAN NYAWAKU": 25 TAHUN CINTA MENJADI DOA

KAPUTU — Pagi itu, Kamis, 23 Oktober 2025, matahari menumpahkan cahayanya ke atas atap-atap rumah...

ZEFANYA GERALDINE SAKAN: Air Hidup di Pagi yang Terberkati

Naesleu, 17 Oktober 2025. Pagi merekah perlahan. Cahaya matahari menembus kaca jendela Gereja N...

Prokrastinasi: Antara Kebiasaan Menunda dan Tantangan Iman Mahasiswa

Dalam perjalanan hidup mahasiswa, ada masa-masa di mana waktu luang masih cukup banyak. Namun justru...

KUB St. Yosef Naesleu Laksanakan Ziarah Porta Sancta ke Situs-Situs Bersejarah Keuskupan Atambua

KOLKITA, Kefamenanu – Kelompok Umat Basis (KUB) St. Yosef, Lingkungan St. Agustinus, Paroki S...

Laskar Pejuang III: Langkah Awal di Bawah Naungan Santo Petrus

Tanggal 7 Agustus 2024 menjadi titik awal sebuah perjalanan panjang yang tak pernah terbayangkan. Ha...

CELSI, INI MASIH TENTANG KEMARIN

Sore kemarin, langit kampung Oelbonak seolah menunduk. Awan-awan kelabu berarak pelan, seakan ikut m...

USIA DAN WISUDA YANG TAK PERNAH USAI

Usianya masih sangat muda. Ia baru saja bertempur menyelesaikan S1-nya. Aku masih ingat jelas hari i...

CELSI, NAMA INI

CELSI, NAMA ININamamu dipanggil di Aula Sulama Kau bangkit, langkah rapuhWajah teduh menyimpan seny...