MASA DEPAN
(Engky Kefi)
Kisah kemarin sudah jadi ampas
Kau sanggup kupas senyum yang panas
Kakimu pernah lemas untuk bergegas
Yang tertinggal hanyalah bekas
Tak perlu kau terulang ulas
Tuan, masa depan sudah mulai bertunas
Senyapkan malas demi sebatang emas
Yang terpendam tak perlu dibalas
Hati yang tulus berujung iklas
Dunia cukup keras terasa sangat pedas
Mimpi hampir terkandas
Diterpa durasi kehidupan yang deras
Cukupkan dinikmati dengan kopi segelas
Meskipun masa lalumu sudah jadi ampas
Tapi bukan masa depanmu
Yang serupa kopi berujung ampas